Board Game Jakarta Traffic karya Simon Schmieder ubah kemacetan ibu kota jadi pengalaman bermain yang seru dan penuh strategi.

Kemacetan Jakarta yang selama ini jadi keluhan warga justru menginspirasi lahirnya Board Game Jakarta Traffic, sebuah permainan papan unik yang mengajak pemain merasakan serunya mengakali lalu lintas ibu kota.
Karya ini lahir dari tangan seorang desainer asal Berlin yang jatuh cinta pada hiruk-pikuk Jakarta.
Dialah Simon Schmieder, desainer board game asal Berlin, Jerman, yang kini menetap di Jakarta bersama istrinya yang berdarah Indonesia.
Simon pindah ke Jakarta saat pandemi Covid-19 dan menemukan cara unik untuk beradaptasi dengan ritme kota yang serba cepat.
“Ini adalah Jakarta Traffic. Kamu akan bermain sebagai pengemudi taksi, driver yang mengantarkan makanan, atau pengemudi ojek, dan kamu mencoba membuktikan bahwa kamulah yang terbaik dan paling pintar dengan mengakali kemacetan lewat permainan ini,” ujarnya.
Ide membuat game ini muncul begitu Simon menginjakkan kaki di Jakarta dan menyadari betapa pentingnya peran para driver ojek dalam kehidupan sehari-hari.
Bagi Simon, para driver ojek bukan sekadar pengemudi, mereka adalah pahlawan nyata di kota ini.
Jakarta Traffic menjadi seri pertama dari rangkaian board game bertema Indonesia yang Simon rancang. Ia juga menggarap dua judul lain, yakni Food Alley tentang pasar makanan Asia Tenggara, dan Durian Smuggler yang mengangkat cerita penyelundupan durian di bandara.
Soal mekanisme permainan, Simon menjelaskan secara detail. “Di giliranmu, ada dua hal yang bisa dilakukan. Kamu membunyikan klakson. Inilah cara mengubah pola lalu lintas dan labirin di papan permainan.”
“Kamu bisa menghalangi pemain lain atau membuka jalanmu sendiri ke tempat tujuan. Setelah itu kamu berkendara untuk mengambil makanan, penumpang, atau mengantar pesanan yang sudah kamu bawa,” jelasnya.
Sebelum terjun ke dunia board game, Simon dikenal sebagai DJ aktif di Berlin. Ia bahkan merekam suara-suara jalanan Jakarta lalu memadukannya dengan musik khas Berlin untuk dijadikan soundtrack board game buatannya.
Berkat karya-karyanya yang segar dan khas, Simon kini dikenal luas di komunitas board game Asia Tenggara dan rutin diundang ke berbagai festival.
Hampir setiap bulan, ia juga masih tampil sebagai DJ di Penang, Malaysia.
Tinggal lama di Jakarta membuat Simon mengalami reverse culture shock setiap kali pulang ke Jerman.
Ia merasakan perbedaan budaya yang mencolok, terutama soal kehangatan sosial yang ia temukan di Jakarta tapi sulit dijumpai di Berlin.
Kini Simon menganggap Jakarta bukan sekadar tempat tinggal, melainkan rumah yang sesungguhnya.
“Jakarta akan selalu punya tempat di hati saya. Kota ini sangat menginspirasi saya. Saya merasa paling terinspirasi ketika berada di Jakarta,” ujar Simon.
Sumber: Youtube DW Indonesia: Bule Jerman Ini Suka Jakarta, Sampai Bikin Permainan Terkenal





