Konsul Jenderal India untuk Sumatera, Ravi Shanker Goel, menyebut Gujarat sebagai titik penting penyebaran Islam dan warisan Hindu-Buddha di Indonesia sejak abad ke-13. Pernyataan ini mengemuka menyusul kunjungan Perdana Menteri India Narendra Modi ke Indonesia pada 6-8 Juli 2026.
Konjen Ravi menegaskan bahwa hubungan India dan Indonesia memiliki fondasi sejarah yang sangat kuat, melampaui sekadar kerja sama ekonomi dan politik. Kunjungan PM Modi yang disambut langsung oleh Presiden Prabowo Subianto menjadi momen untuk kembali menegaskan kedekatan peradaban kedua negara.
“Banyak kesamaan utama antara Gujarat dan Indonesia, terkait sejarah masuknya peradaban Gujarat dan akar budayanya. Pedagang Gujarat adalah perantara utama yang membawa Islam ke Nusantara pada abad ke-13, dibuktikan dengan kesamaan corak batu nisan di makam Sultan Malik As-Saleh dengan batu nisan di Cambay, Gujarat,” ujar Ravi Shanker Goel.
Bukti arkeologis berupa batu nisan itu menjadi saksi bisu kuatnya koneksi Gujarat dengan Nusantara sejak ratusan tahun silam. Maulana Malik Ibrahim, salah satu Wali Songo yang menyebarkan Islam di Jawa, juga memiliki batu nisan dengan corak serupa.
Kesamaan peradaban tidak hanya terbatas pada penyebaran Islam. Gujarat, sama seperti Indonesia, memiliki akar sejarah Hindu yang kuat yang membentuk kerajaan-kerajaan bercorak Hindu-Buddha di Nusantara.
“Pengaruh budaya India di Indonesia membentuk kerajaan bercorak Hindu-Buddha yang jejaknya masih dilestarikan hingga kini. Kemegahan Candi Prambanan di Jawa Tengah adalah salah satu bukti nyata warisan itu,” katanya.
Dalam kunjungannya, PM Modi bersama Presiden Prabowo menyempatkan diri mengunjungi komplek Candi Prambanan. Kunjungan itu menjadi simbol kuat komitmen kedua negara dalam menjaga dan melestarikan warisan budaya bersama.
Gujarat dan Indonesia juga memiliki karakteristik geografis yang sangat mirip sebagai wilayah maritim. Keduanya terletak di pesisir strategis dan memiliki sejarah panjang sebagai pusat perdagangan rempah-rempah global.
Gujarat adalah negara bagian India dan paling terindustrialisasi setelah Maharashtra dan terletak di barat India, berbatasan dengan Pakistan di barat laut dan Rajasthan di utara. Ibu kotanya adalah Gandhinagar, sebuah kota terencana dekat Ahmedabad, bekas ibu kota negara bagian dan pusat komersial Gujarat.
Negara bagian Gujarat diciptakan pada 1 Mei 1960. Gujarat telah menjadi negara bagian dengan pertumbuhan ekonomi tercepat di negara India; pada 2002, Gujarat memiliki pendapatan per kapita rata-rata Rs 7.500 (1992) dibandingkan dengan Rs 6.400 di negara-negara bagian lainnya. Pada 2002 Gujarat dilanda kerusuhan massa.
Penulis: Natasya






