Pasokan Listrik Lapangan Libo Meningkat, Produksi Migas Zona Rokan Terjaga

Pasokan Listrik Lapangan Libo Meningkat, Produksi Migas Zona Rokan Terjaga

PT Pertamina Hulu Rokan memperkuat pasokan listrik di Lapangan Libo, Kabupaten Siak, Riau, melalui proyek Libo Substation Upgrade dengan peningkatan kapasitas dari 10,5 MVA menjadi 24,5 MVA. Tambahan daya 14 MVA ini menjadi fondasi pengembangan sumur baru dan keberlanjutan produksi migas di Wilayah Kerja Rokan.

General Manager Zona Rokan, Andre Wijanarko, menegaskan bahwa keandalan infrastruktur kelistrikan merupakan penopang utama kinerja produksi migas. Proyek ini memastikan setiap sumur dan fasilitas produksi mendapatkan pasokan energi yang stabil.

“Melalui Libo Substation Upgrade, PHR memastikan pasokan listrik yang andal untuk mendukung pengoperasian sumur-sumur baru dan mengoptimalkan produksi migas bagi kebutuhan energi nasional,” ujar Andre.

Kawasan Libo Southeast saat ini menjadi fokus pengembangan sumur produksi dan sumur injeksi. Bertambahnya aktivitas pemboran mendorong kebutuhan daya listrik yang signifikan dan tidak bisa ditawar.

Peralatan produksi seperti Electrical Submersible Pump (ESP) hingga Water Injection Pump (WIP) memerlukan pasokan energi yang stabil. Tanpa dukungan kelistrikan memadai, upaya peningkatan produksi minyak akan menghadapi tantangan berat.

“Andre menambahkan, sistem yang tuntas mendahului target ini merupakan upaya PHR menjaga keandalan operasi untuk ketahanan energi nasional. Ini sekaligus menjadi fondasi kokoh bagi masa depan migas Indonesia,” kata Andre.

Proyek ini melibatkan PT Indokomas Buana Perkasa sebagai kontraktor EPC dan selesai pada Maret 2026. Pencapaian itu dua bulan lebih cepat dari target Work Program & Budget 2025 yang menetapkan batas akhir Mei 2026.

Dari sisi teknis, proyek mencakup pemasangan power transformer 14 MVA dan voltage regulator 1,4 MVA. Sistem proteksi dan pengukuran baru, gedung kontrol kelistrikan, serta jaringan kabel distribusi sepanjang 2,5 kilometer turut dibangun.

Seluruh fasilitas telah melalui proses pengujian dan commissioning sebelum beroperasi penuh. Keandalan sistem kelistrikan ini memastikan produksi migas dari Lapangan Libo dapat berjalan optimal.

Kepala Perwakilan SKK Migas Sumbagut, Sebastian Julius, menyampaikan apresiasi atas penyelesaian proyek tepat sasaran tersebut. Peningkatan infrastruktur kelistrikan menjadi langkah penting mendukung target produksi di Zona Rokan.

“Infrastruktur ini sangat berguna untuk mendukung produksi di Zona Rokan. Terus semangat one goal, untuk operasi yang andal, selamat, dan efisien demi keandalan produksi,” ujar Sebastian.

Di industri migas, produksi tidak hanya ditentukan oleh cadangan di bawah permukaan bumi. Sistem penunjang seperti pasokan listrik yang andal bekerja tanpa henti memastikan setiap sumur dapat beroperasi maksimal.

Kesadaran itu mendorong PHR memperkuat infrastruktur kelistrikan sebagai prioritas. Penguatan ini membuktikan bahwa peningkatan produksi migas tidak selalu harus dimulai dari pengeboran sumur baru.

Langkah penting justru hadir dari penguatan infrastruktur penunjang yang memastikan fasilitas beroperasi secara aman, andal, dan berkelanjutan. Inilah filosofi di balik proyek Libo Substation Upgrade yang kini telah beroperasi penuh.

“Bagi PHR, gardu induk berkapasitas lebih besar itu bukan sekadar fasilitas kelistrikan. Ia adalah penggerak operasi lapangan yang memastikan energi terus mengalir sehingga produksi migas dari Lapangan Libo dapat terus berkontribusi bagi kebutuhan energi Indonesia,” ujar Andre.

ARTIKEL TERKAIT

Pertamina Drilling Gandeng ANP Timor Leste Kembangkan SDM Pengeboran
“Mesin Uang” Itu Bernama Melon Golden Alisha
Potensi Ekonomi Mikroalga Spirulina yang Diproyeksi Tumbuh 10,5 Persen
Operasi Matrix Acidizing Perdana Pertamina Drilling di Sumsel Sukses Tingkatkan Produksi

Read Also

Pertamina Drilling Gandeng ANP Timor Leste Kembangkan SDM Pengeboran

PT Pertamina Drilling Services Indonesia menjalin kerja sama strategis dengan Autoridade Nacional do...

“Mesin Uang” Itu Bernama Melon Golden Alisha

Sore itu, 21 Juli 2026, matahari menyinari lahan seluas 1.200 meter persegi di...

Potensi Ekonomi Mikroalga Spirulina yang Diproyeksi Tumbuh 10,5 Persen

Spirulina, mikroalga dengan kandungan protein 65 persen, diproyeksikan mengalami pertumbuhan pasar global sebesar...