Workshop Fotografi PHR, 31 Wartawan Abadikan Semangat Ketahanan Energi Lewat Lensa

Workshop Fotografi PHR, 31 Wartawan Abadikan Semangat Ketahanan Energi Lewat Lensa

Workshop Fotografi PHR bertajuk Beyond The Frame digelar di Pekanbaru, hadirkan fotografer senior Arbain Rambey untuk 31 wartawan dari tiga zona operasi.

Workshop Fotografi PHR, 31 Wartawan Abadikan Semangat Ketahanan Energi Lewat Lensa
EKONOMI SIRKULAR: Rinwiningsing, pengelola Bank Sampah Ibnu Al Mubarokh mengambil rumput azola untuk pakan ternak ayam kampung. Bank sampah ini menerapkan sistem ekonomi sirkular. Sampah diolah menjadi sesuatu yang bernilai ekonomis dan saling terintegrasi ||| Foto: Fadly Ibrahim untuk Glasial.id.

Glasial.id ||| Workshop Fotografi PHR bertajuk: Beyond The Frame, Mengabadikan Semangat Ketahanan Energi, digelar PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) di Pekanbaru, Riau, Selasa, 5 Mei 2026.

Kegiatan ini diikuti 31 wartawan dari berbagai daerah operasi PHR, meliputi Zona Rokan, Zona 1, dan Zona 4, dengan menghadirkan jurnalis foto senior Arbain Rambey sebagai narasumber utama.

Adapun pemateri dalam workshop ini adalah fotografer senior, Arbain Rambey. Ia berbagi pengalaman puluhan tahunnya di dunia fotografi jurnalistik kepada wartawan.

Ia menekankan pentingnya sebuah foto memiliki jiwa dan alur cerita yang kuat. “Para wartawan seharusnya tidak sekadar menghasilkan gambar yang benar secara teknis, tetapi juga mampu menyentuh emosi publik melalui setiap karya visual yang dihasilkan,” ujarnya.

Manager Land Operation Zona Rokan PHR, Wan Dedi Yudishtira, menegaskan kegiatan ini merupakan langkah strategis perusahaan dalam mendukung peningkatan kapasitas wartawan yang meliput industri hulu migas.

Ia menyebut sinergi bersama insan pers menjadi kunci utama dalam menjaga transparansi dan kualitas informasi publik, khususnya terkait Wilayah Kerja Regional I Sumatra.

“Kegiatan ini menjadi langkah strategis PHR dalam mendukung peningkatan kapasitas wartawan, tidak hanya untuk menghasilkan karya visual yang estetis dan informatif, tetapi juga untuk memastikan setiap proses peliputan di lapangan tetap mengedepankan standar keselamatan kerja yang ketat,” kata Wan Dedi.

Workshop ini dirancang secara komprehensif sebagai ruang pengembangan bakat dan kreativitas visual bagi para wartawan. Selain materi fotografi, kegiatan ini juga menyampaikan pemahaman teknis mengenai prosedur keselamatan kerja atau Health, Safety, and Environment saat pengambilan dokumentasi di area operasional migas yang memiliki risiko tinggi.

“Melalui satu frame foto, sebuah cerita besar dapat disampaikan, tentang kompleksitas operasional hulu migas, tentang dedikasi para perwira PHR di lapangan, serta tentang kontribusi nyata perusahaan dalam menjaga ketahanan energi nasional,” kata Wan Dedi.

Di era digital saat ini, kekuatan visual terutama fotografi jurnalistik memiliki peran yang semakin strategis dalam menyampaikan pesan secara cepat, akurat, dan menyentuh emosi publik. PHR menilai peningkatan kompetensi visual wartawan akan berdampak langsung pada kualitas pemberitaan seputar industri energi nasional.

Sementara itu, PHR berharap dari kegiatan ini lahir karya-karya visual yang edukatif dan mampu menginspirasi masyarakat luas. Dengan kompetensi yang meningkat, pesan tentang semangat kerja, budaya keselamatan, dan komitmen PHR dalam menjaga energi negeri diharapkan tersampaikan lebih efektif kepada publik.


ARTIKEL TERKAIT

Apakah Ada Peluang Ekonomi Sirkular dari Stainless Steel?
Perkuat Ketahanan Energi Nasional di Momentum HUT ke-61

Read Also

Glasial, Arsip Iklim Bumi yang Mulai Mencair

Coba sama-sama kita bayangkan, di suatu pagi, kita berdiri di tepi sebuah glasial...

Kisah Jalak Bali dalam Perlindungan Si Pemburu

Di antara rimbun pepohonan Desa Bongkasa Pertiwi, enam pasang Jalak Bali mengepakkan sayap...

ULASAN — Deforestasi di Indonesia Melonjak Hingga 66%, Terparah dalam Satu Dekade?

Deforestasi (kerusakan hutan) di Indonesia mencapai 433.751 hektare sepanjang 2025, atau melonjak 66%...