Potensi Ekonomi Mikroalga Spirulina yang Diproyeksi Tumbuh 10,5 Persen

"Spirulina dipilih dalam riset karena diketahui bahwa mikroalga ini mengandung protein yang sangat tinggi."

Potensi Ekonomi Mikroalga Spirulina yang Diproyeksi Tumbuh 10,5 Persen
Foto: Ilustrasi

Spirulina, mikroalga dengan kandungan protein 65 persen, diproyeksikan mengalami pertumbuhan pasar global sebesar 10,5 persen pada periode 2020 hingga 2027. Indonesia mencatat kapasitas produksi mencapai 108 ton per tahun dari perusahaan yang berpusat di Jawa Tengah.

Kandidat Doktor Pusat Riset Budidaya Laut BRIN, Sitti Faridah, mengungkapkan bahwa pemilihan spirulina didasarkan pada pertumbuhannya yang cepat serta kandungan nutrisi yang luar biasa tinggi. Mikroalga ini juga dinilai mampu mendukung berbagai target pembangunan berkelanjutan atau SDGs.

“Spirulina dipilih dalam riset karena diketahui bahwa mikroalga ini mengandung protein yang sangat tinggi, mengandung banyak senyawa bioaktif, dan mudah dicerna, serta bahan baku untuk bioremediasi,” ujar Sitti dalam webinar OceanFarm Series, Selasa, 21 Juli 2026.

Kandungan protein spirulina yang mencapai 65 persen jauh melampaui sumber pangan konvensional seperti daging ayam, susu, keju, ikan, maupun telur. Serat yang dimilikinya bahkan empat kali lebih tinggi dibandingkan tepung jagung dan oat.

Dari sisi industri perikanan, spirulina memegang peranan penting mulai dari kegiatan pembenihan hingga pembesaran. Komoditas ini juga dapat menjadi bahan baku pembuatan pakan fungsional bernutrisi tinggi bagi hewan ternak dan ikan.

“Budidaya spirulina mendukung SDGs ke-6 untuk kualitas air, SDGs ke-7 untuk bioenergi, SDGs ke-12 untuk penyerapan CO2, serta SDGs ke-14 dan 15 terkait ekosistem. Ini adalah komoditas masa depan yang sangat menjanjikan,” kata Sitti.

Kandungan senyawa fungsional spirulina juga bermanfaat bagi kesehatan manusia dengan sifat hipolipidemik, hipoglikemik, hingga antihipertensi. Polisakarida di dalamnya mampu memberikan efek antioksidan, antiinflamasi, dan menstimulasi sistem kekebalan tubuh.

“Arthrospira platensis tercatat sebagai spesies dominan yang paling banyak dibudidayakan secara global. Pasar dunia didominasi negara-negara Asia seperti Tiongkok, India, Jepang, serta Amerika Serikat,” jelas Sitti.

Berbagai produk olahan spirulina kini telah diaplikasikan secara luas ke dalam sektor pangan, pakan ternak, farmasi, dan kosmetik. Mikroalga ini juga dimanfaatkan sebagai biofuel, biosolar, biohidrogen, hingga agen bioremediasi lingkungan.

Pengembangan spirulina terbukti mampu menjawab tantangan global seperti perubahan iklim dan krisis pangan. Tekanan pada ekosistem perairan juga dapat dikurangi melalui budidaya mikroalga yang ramah lingkungan.

Di Indonesia, potensi budidaya spirulina telah digarap serius oleh beberapa perusahaan dengan kapasitas produksi skala industri besar. Produksi nasional yang mencapai 108 ton per tahun menunjukkan kesiapan Indonesia bersaing di pasar global.

Melihat banyaknya manfaat yang ditawarkan mulai dari aspek kesehatan, lingkungan, hingga ekonomi, prospek usaha budidaya spirulina dinilai sangat layak untuk terus dikembangkan. Inovasi ini akan melahirkan industri perikanan yang semakin maju dan modern di Indonesia.

“Spirulina bukan sekadar komoditas pangan masa depan, tetapi juga solusi bagi ketahanan pangan dan energi terbarukan. Kami optimistis Indonesia mampu menjadi pemain utama di pasar mikroalga global,” kata Sitti.

Penulis: Natasya

Sumber: BRIN

ARTIKEL TERKAIT

“Mesin Uang” Itu Bernama Melon Golden Alisha
Pasokan Listrik Lapangan Libo Meningkat, Produksi Migas Zona Rokan Terjaga
Prospek Bisnis Gas Sumatera Kian Menjanjikan, PGN Genjot Integrasi Jaringan Transmisi
Riau dan Jatim Bersalaman, Saling Perkuat Posisi Dagang

Read Also

“Mesin Uang” Itu Bernama Melon Golden Alisha

Sore itu, 21 Juli 2026, matahari menyinari lahan seluas 1.200 meter persegi di...

Pasokan Listrik Lapangan Libo Meningkat, Produksi Migas Zona Rokan Terjaga

PT Pertamina Hulu Rokan memperkuat pasokan listrik di Lapangan Libo, Kabupaten Siak, Riau,...

Prospek Bisnis Gas Sumatera Kian Menjanjikan, PGN Genjot Integrasi Jaringan Transmisi

PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk menunjukkan prospek bisnis gas Sumatera yang semakin...